× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & Bisnis

Aliansi Satu Nusantara, Desak Polda Sultra Kembali Mengusut Dana APBD Tahun 2014 di Kab Konsel

Foto Istimewa Foto Istimewa

"Aliansi Satu Nusantara, Desak Polda Sultra Kembali Mengusut Dana APBD Tahun 2014 di Kab Konsel"


KONSEl - (TEROPONGSULTRA) Aliansi Satu Nusantara Sulawesi Tenggara (ASN SULTRA) mendesak Polda sulawesi tenggara agar melakukan pemeriksaan terkait dana APBD tahun 2014 di kabupaten konawe selatan

Hal ini di ungkapkan sekjen Aliansi Satu Nusantara sultra David konasongga melalui rilisnya minggu 7 juni 2020

David mengatakan Polda sultra agar terus mengusut persoalan Dana APBD perubahan kab konsel TA 2014 dengan nilai Rp.71.936.176.977,82. sebab di dalamnya, sarat akan dugaan indikasi tindak pidana korupsi. apalagi, adanya beberapa kejanggalan diantaranya:

1. Penambahan belanja langsung dengan mengurangi belanja gaji dan tunjangan pegawai

2. Penambahan belanja langsung diluar pembahasan dan evaluasi Pemerintah Daerah Prov. Sultra.

Lebih lanjut dia mengungkapkan hal tersebut tentunya harus dipertanggung jawabkan. sebab, itu adalah uang rakyat yang hingga detik ini belum ada kejelasan.

"Proses perubahan APBD tidak melalui mekanisme penganggaran APBD sesuai Permendagri No 13 tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dalam Negeri Nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah,"jelas dia

Dan lebih ironisnya, ada sejumlah dana alokasi belanja yang bersumber dari bagi hasil Cukai Rokok yang nilainya mencapai Puluhan Miliar tidak melalui pembahasan di DPRD sehingga hal tersebut terindikasi Ilegal bebernya. 

"Kuat Dugaan kami, pihak eksekutif dan Legislatif pada saat itu, telah memainkan peranya untuk merampas uang rakyat demi Memperkaya diri sendiri

Dia menambahkan APBD Siluman lahir jika ke dua Bela Pihak melakukan kerja sama maka dari itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konawe Selatan dan Tim Badan Anggaran Dprd Konawe Selatan (BANGGAR DPRD) 2014 harus bertanggung jawab atas uang Negara yang tidak jelas peruntukannya.

"Siapapun Aktor dibalik ABPD " Siluman " tahun 2014 lalu, harus bertanggung jawab,"tukasnya.

Olehnya itu, kami yang tergabung dalam Aliansi Satu Nusantara Sulawesi Tenggara (ASN SULTRA) mendesak kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara agar Serius menindak lanjuti kasus tersebut,"tutup David

(TS/TIM)

 

loading...