× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & Bisnis

Hadiri LK III HMI SULTENG, Akbar Tadjung Bawa Visi Islam dan Keindonesiaan

Ketgam : Akbar Tandjung Ketgam : Akbar Tandjung
HADIRI LK III HMI SULTENG
Akbar Tadjung Bawa Visi Islam dan Keindonesiaan 
 
 
SULTENG, TEROPONGSULTRA.ID  Memasuki hari ke-5 pelaksanaan Advance Training (LK III) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Tengah, hari ini, rencanaya akan dihadiri salah tokoh senior HMI, Akbar Tadjung. 
 
 
Kehadiran alumni HMI ini sebagai narasumber LK III HMI Sulteng yang diprediksikan tiba pada siang hari di lokasi training. Tema yang akan dibawakan, yakni tenun kebangsaan: islam dalam realitas sosilogis masyarakat Indonesia, upaya menghadirkan Islam dalam konteks ke-Indonesiaan. 
 
Ketua Badko HMI Sulteng, Muh Siddiq Djatola mengatakan, kader HMI memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan masyarakat adil makmur yang di ridhai Allah SWT. Olehnya itu, dengan visi islam dan keindonesiaan ini, dapat menjadi spirit baru ditengah arus era globalisasi dan informasi.
 
”Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari pemikiran islam dan keindonesiaan atau bisa disebut dengan islam moderat. Hasilnnya, sampai hari ini, konseosi tersebut mampu menjaga NKRI dari berbagai paham,” katanya  kamis (23/11/2017). 
 
Sementara itu, Master Of Training (MOT) LK III HMI, Heriski Kurniawan, mengatakan indonesia lahir dari kemajemukan bangsa. Sehingga, salah satu yang mendasari kemerdekaan Indonesia dikarenakan islam dan kemajemukan. Terbukti kata Heri, sampai saat ini kemajemukan Indonesia masih terus terjaga.
 
“Pemrakarsa Himpunan Mahasiswa Islam, Prof Lafran Pane yang baru saja dinobatkan sebagai pahlawan nasional, sebagai kader umat dan kader bangsa yang terus menjaga keutuhan NKRI. Hal ini lah yang akan terus dilahirkan melalui perkaderan,” katanya. 
 
Olehnya itu, salah seorang Kader HMI asal Kota Malang, Provinsi Jawa Timur ini mengharapkan, kehadiran Alumni HMI ini dapat memberikan inspirasi dan pencerahan demi mewujudkan lahirnya kader umat dan kader bangsa. 
 
“Di daerah mana pun, sosok Akbar Tadjung tidak pernah absen menghadiri training, baik itu Basic Training, Intermediate Training dan Advance Training. Bahkan, di pulau sekalipun, beliau tetap hadir membawakan visi bagaimana kader HMI sebagai kader umat dan kader bangsa bisa menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya. 
 
Peserta training ini mewakili masing-masing institusi, diantaranya Badko HMI Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Badko HMI Jambi, Badko HMI Riau-Kepri (Kepulauan Riau), Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Badko HMI Sulawesi Tengah, Badko HMI Papua-Papua Barat, Badko HMI (Sulawesi Selatan – Barat) Sulselbar, dan Badko HMI Sulawesi tenggara  (Sultra).
 
Sebelumnya, beberapa pemateri nasional juga dihadirkan dalam training tingkat nasional ini, yakni Dosen Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah yang membawakan materi Kekuasaan, Islam dan Demokrasi. Kemudian, salah seorang pendiri Jaringan islam Liberal, Muh Nasih membawakan materi Beyond Konservatif: agama, kekuasaan, dan kritik sosial. 
 
Selain itu, ada syahrir Ibnu yang merupakan seorang pakar sosiologi di Universitas Khairun Ternate membawakan materi berjudul membumikan Nilai Dasar Perjuangan (NDP) sebagai basis ideologi HMI dalam melakukan gerakan perubahan sosial. 
 
Laporan : MIP
loading...