× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Izinkan Tambang di Wawonii, Ali Mazi: Selama Ada Tata Ruang Tidak Ada Masalah

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi di Aula Merah Putih Rujab Gubernur

KENDARI, -  Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi memberikan respon positif terhadap industri pertambangan di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sultra.

Ali Mazi mengatakan, salah satu persyaratan untuk menjadi daerah pemekaran adalah mengelola potensi yang ada.

"Wawonii itu ada potensi pertambangan. Kalau kita berbicara tentang pulau kecil atau besar, saya kira itu sepanjang ada tata ruang tidak ada masalah," kata Ali Mazi di Aula Merah Putih Rujab Gubernur, Selasa (30/3/2021).

Dari 16 (enam belas) Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang ada di Wawonii, kata Ali Mazi pihaknya menetapkan 9 (sembilan) IUP yang diizinkan beroperasi di pulau Kepala tersebut.

Pemangkasan tersebut dikatakan Ali Mazi dilakukan melalui rapat dengan pemerintah pusat dan ditetapkan boleh memasukan aktivitas pertambangan di Wawonii.

"Ini kemarin, karena itu belum masuk tata ruang, sehingga setelah melakukan rapat dengan pemerintah pusat maka ditetapkan bahwa boleh memasukan aktivitas pertambangan.
Tetapi mungkin yang baru disetujui ada sekitar tiga tambang saja," ungkapnya.

Menurut Ali Mazi, potensi yang ada di Wawonii akan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, untuk mengontrol hal tersebut, pihaknya akan memberlakukan beberapa peraturan yang disesuaikan dengan situasi daerah.

"Persoalan tidak memenuhi itu belum menjadi ketetapan, karena kemarin sebenarnya belum masuk tata ruang.Sehingga potensi yang ada diwawonii itu akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Akan kita tata sedemikian rupa dan akan kita berikan beberapa persyaratan sesuai dengan situasi yang ada," imbuhnya.

Ali Mazi berharap, potensi yang ada di Wawonii akan memberikan kontribusi yang besar untuk masyarakat

"Saya kira bukan melihat besar kecilnya, tetapi melihat potensi yang ada. Kalau kita tidak manfaatkan maka itu adalah Mubazir, sebab itu dari Allah. Bagaimana potensi yang ada di bawah tanah kita hadirkan ke permukaan agar menjadi sesuatu yang bermanfaat," ujarnya

loading...