× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Lindungi Aset di Sultra, PLN Teken MoU dengan BPN dan Kejari

Foto Istimewa Foto Istimewa

TEROPONGSULTRA - Menindak lanjut hasil kerjasama atau MoU PT. PLN (Persero) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) pusat, kini PT. PLN rayon Sulselrabar menandatangi kerjasama dengan BPN Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kerjasama pihak PT. PLN dengan BPN di 17 kabupaten/kota, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) di 17 kabupaten/kota dilakukan semata untuk menyelamatkan aset-aset PT. PLN yang belum tersertifikat, serta meminimalisir klaim dari pihak lain atas aset tersebut, seperti yang diungkapkan oleh General Manager PT. PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu.

"Kerjasama ini dilakukan untuk mensertifilatkan, agar aset-aset milik PLN dapat diselamatkan dari klaim pihak ketiga," ungkapnya, Jumat (31/1/2020).

Aset-aset milik PLN di Sultra, lanjutnya, yang belum memiliki sertifikat kurang lebih 1600 aset, jadi diharapkan dengan adanya kerjasama ini, persoalan sertifikasi dapat lebih mudah dilakukan.

"Kedepan dengan adanya kerjasama ini, proses sertifikasi aset-aset PLN dapat dilancarkan pengurusannya, dan tidak boleh menggunakan jasa pihak ketiga lagi seperti notaris dalam pengurusannya," terang Ismail.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor BPN Kota Kendari, Irwan Idrus menyatakan bahwa pihak BPN akan selalu melayani setiap pihak yang melakukan pengurusan dokumen sertifikasi tanah.

"Soal sertifikasi itu tugas kami, jadi ada maupun tidak adanya kerjasama ini, kami akan selalu melayani setiap yang pihak yang mengurua, baik perorangan, perusahaan maupun instansi pemerintahan," jelasnya.

Hal-hal yang perlu diingat oleh setiap pihak yang melakukan pendaftaran sertifikasi tanah, lebih lanjut Irwan mengungkapkan, perlu melengkapi setiap dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan sertifikasi tanah.

"Intinya pendaftaran sertifikasi tanah membutuhkan beberapa dokumen pendukung yang harus dilengkapi, namun kalau pihak yang mengurus  belum memiliki beberapa dokumen, kami akan membantu melakukan advokasi dengan pihak-pihak terkait demi lengkapnya seluruh dokumen pendukung yang diperlukan oleh pihak PLN," tuturnya.


Laporan: Iwan

loading...