× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

PT AAL Turun Tangan Benahi Tanggul Jebol

Ketgam proses perbaikan tanggul yang jebol / foto edison Ketgam proses perbaikan tanggul yang jebol / foto edison
PASANGKAYU,TEROPONGSULTRA  - Merasa iba melihat masyarakat sekitar yang terancam dengan erosi Sungai Lariang akibat Tanggul penguatan tebing sungai Lariang yang telah dikerjakan oleh Balai Wilayah Sulawesi (BWS) III Palu jebol dan mengancam pemukiman warga di dusun Kalindu, desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar, PT Astra Agro Lestari (AAL) Area Celebes 1 (C1) langsung turun tangan dan segera memperbaiki apa yang perlu dibenahi. 
 
Community Development Officer (CDO) PT Letawa, Adhe Sigit, saat diwawancarai menjelaskan, dari awal pekerjaan itu difokuskan ke mulut tanggul yang jebol, dan apabila sudah tertutup, maka ancaman erosi sungai Lariang yang beberapa bulan terakhir mengkhawatirkan itu dapat teratasi.
 
" Kini pekerjaannya hampir selesai, dan semoga hal ini dapat membantu masyarakat hingga menghilangkan kekhawatiran Masyarakat akan erosi sungai Lariang itu sendiri," ungkap Adhe Sigit, Minggu (27/05-2018).
 
Selain itu, Adhe Sigit juga menjelaskan, untuk pekerjaan tanggul itu adalah inisiatif dari PT Astra yang merasa iba melihat masyarakat disekitarnya yang terancam dengan erosi sungai Lariang, sehingga lima anak perusahaan Astra di areal C1 ini sepakat untuk menyelesaikan masalah itu. 
 
"Meski sampai sekarang kami dari pihak Astra belum mengetahui dapat anggarannya dari mana, yang terpenting masalahnya dapat teratasi dulu" urainya.
 
Tambahnya, apabila pekerjaan tanggul sudah selesai dikerjakan, rencananya juga PT AAL akan melakukan perbaikan jalan penghubung yang terancam terputus.
 
"Dalam mengerjakan tanggul tersebut, kami telah mengerahkan Armada, yakni tiga unit exavator, satu unit Buldoser, dua unit torontong dan tiga unit Dump Truck, sementara masyarakat setempat, bertugas menyediakan makanan bagi pekerja secara bergiliran," jelasnya.
 
 
Sementara itu, Ketua komisi III DPRD Pasangkayu, Yani Pepy Adriani, berdasarkan pantauan dilapangan mengatakan, pekerjaan tanggul jebol di Kalindu diperkirakan tinggal 15 meter dari target yang dikerjakan 80 meter.
 
"Saya ini adalah warga disini dan saya setiap hari memantau pekerjaan ini, dan kalau cuaca mendukung dan alat yang kerja juga mendukung, paling lama dua minggu lagi tanggul ini akan rampung, dan ini adalah berkat swadaya masyarakat, pemerintah desa dan PT. Astra Agro Lestari (AAL) yang ada di Kabupaten Pasangkayu ini" terang Yani Pepy.
 
Laporan : E Syam
loading...