× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Soal Penimbunan Jalan Menuju Puskesmas Morosi Hippma Morosi Bakal Gelar Aksi Demo

Jalan menuju puskesman Morosi yang rusak akibat adanya penimbunan Jalan menuju puskesman Morosi yang rusak akibat adanya penimbunan

KONAWE (TEROPONGSULTRA) Himpunan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Morosi mengecam tindakan oknum yang mengatasnamakan PT. Konawe Putra Profertindo yang melakukan penimbunan jalan menuju puskesmas morosi.

Pasalnya, akibat penimbunan jalan itu, akses menuju puskemas morosi rusak parah, dan sulit untuk di lalui oleh warga

"Jalan itu adalah akses pelayanan publik yang sifatnya sangat penting, dengan adanya penimbunan, otomatis akan menghambat warga yang akan ke puskesman," ungkap Andisa selaku ketum Hippma-Morosi

Dikatakanya  penimbunan jalan tentu saja nantinya akan berdampak pada rumah rumah warga sebab, drainase serta deker nya juga ikut tertimbun

" Saya pastikan jika hujan turun, rumah rumah warga bakal tergenang air akibat drainase serta deker yang ikut tertimbun ," ujar dia Selasa 14 Juni 2022

Andisa juga menyesalkan pihak pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan morosi yang tidak mementingkan kepentingan masyarakat sekitar karena dalam proses penimbunan tersebut mustahil jika  pemerintah setempat tidak mengetahui hal tersebut.

" Kami menduga pihak pemerintah setempat mendukung proses penimbunan tersebut tanpa memperdulikan pelayanan publik yang akan terganggu," kesalnya

Oleh sebab itu, dia  mendesak agar pemerintah kecamatan morosi untuk segera meninjau kembali terkait rencana pembagunan usaha proferty. sebab menurutnya, banyak hal yang harus di pertimbangkan.

" Pada intinya, kami sangat mengecam tindakan oknum yang mengatasnamakan perusahaan PT. konawe putra profertindo (PT.KPP) yang melakukan penimbunan jalan tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi

Pihaknya, juga meminta pertanggung jawaban kepada pihak terkait dan apabila, tidak ada yang mau bertanggung jawab, maka Hippma - Morosi akan lakukan aksi unjuk rasa tegas Andisa.

Dia juga menguraikan bahwa PT. Konawe Putra Profertindo atau PT. KPP melakukan pembebasan lahan ke masyarakat di wilayah desa paku kec. Morosi pada tahun 2014-2015.

Selanjutnya, lahan yang telah di bebaskan tersebut di peruntukan untuk kepentingan perusahaan yang pada saat itu akan di bangun kanal air untuk perusahaan. dan dalam perjanjian, bawahsannya masyarakat yang terkena bagian dari pembangunan kanal akan di pekerjakan.

Namun faktanya sambungnya,  lahan tersebut bukan untuk kepentingan perusahaan melainkan untuk kepentingan kelompok pengusaha sebab menurut informasi yang mereka himpun, jika pihak yang mengatasnamakan PT.KPP akan membangun usaha proferty atau perumahan," pungkas dia 

Laporan : TIM 

loading...