× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Waketum Kadin Angkat Bicara Soal Tudingan Miring Ke AT

Ketgam : Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Hukum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra Ketgam : Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Hukum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra

KENDARI - Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Hukum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), DR Abdul Rahman SH MH angkat bicara terkait tudingan miring yang di alamat kan ke AT 

Menurutnya, apa yang diberitakan di beberapa media online dengan judul, AT diperiksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra Soal Pajak. Selanjutnya berita dengan judul, Diduga Melakukan Pengapalan Ilegal, AT Diperiksa di Kejati Sultra itu semua tidak benar 

"Tidak pernah ada panggilan dari Kejaksaan terhadap AT. Saya selaku Konsultan Hukum PT Masempodalle pasti mengetahui jika ada panggilan yang berhubungan dengan PT Masempodalle," ujarnya kepada wartawan baru baru ini

Dia juga menekankan seorang jurnalistik itu, harus memahami kode etik dengan menyajikan berita yang akurat, faktual, dan jelas sumbernya. Pelanggaran kode etik jurnalistik adalah sanksi hukum

Sehingga menurut dia, apabila ada pihak-pihak yang sengaja merusak citra Kadin Sultra, pihaknya akan melakukan somasi terhadap beberapa media yang menerbitkan berita hoaks tersebut.

"Karena apa yang menimpa AT dengan berita hoaks akan berdampak terhadap Kadin Sultra, olehnya itu saya akan melakukan somasi kepada media yang menerbitkan berita hoaks dan melaporkan kepada aparat penegak hukum karena telah dianggap melanggar UU ITE,” tandasnya 

"Tugas Waketum Kadin bidang hukum adalah memberikan advokasi terhadap pengusaha-pengusaha juga termaksud pengurus Kadin yang terlibat masalah hukum, serta memberikan bantuan hukum dan pendampingan hukum kepada semua pengurus Kadin khususnya di Sultra,” tegas Rahman.

Sebelumnya, sejumlah media memberitakan AT diperiksa di Kejati Sulawesi Tenggara terkait masalah pertambangan, Namun, berita yang diterbitkan itu, tidak merinci secara spesifik terkait pemeriksaan terhadap AT. 

Bahkan salah seorang pejabat Kejati Sultra menampik informasi itu. Menurutnya, pihaknya baru melakukan pengumpulan bahan dan keterangan.

 

 

(TIM/RED)

loading...