× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Dinilai Lambat Melakukan Audit Dana Covid-19 Butur, LEPIDAK-Sultra: Kami Akan Duduki Kantor BPKP

Ketua Umum LEPIDAK-Sultra, Harmawan, S.H Ketua Umum LEPIDAK-Sultra, Harmawan, S.H

BUTUR, TEROPONGSULTRA.COM_Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai lambat dalam audit perhitungan kerugian negara terkait anggaran dana Covid-19 Kabupaten Buton Utara.

Hal tersebut disampaikan Lembaga Pemerhati Infrastruktur Daerah Dan Anti Korupsi Sulawesi Tenggara
(LEPIDAK-SULTRA) di Buton Utara.

Ketua Umum LEPIDAK-Sultra, Harmawan, S.H mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra untuk menanyakan dugaan Korupsi dana Covid-19 Kabupaten Butur, dari jawaban pihak Dit Tipikor Polda Sultra, Mawan mengatakan sudah ada koordinasi atau permintaan audit dugaan kerugian negara kepihak BPKP Sultra.

"Melalui seluler, Sabtu 27 Maret 2021, saya menghubungi Kanit tipidkor Polda Sultra, Pak Hasanuddin, S.H.,M.H, mengatakan bahwa pihak penyidik TIPIDKOR Polda Sultra sudah melakukan koordinasi atau permintaan audit dugaan kerugian negara ke pihak BPKP Sultra dan pihak BPKP sudah menyetujui hal itu dan akan melakukan langkah audit secara investigasi ke Kabupaten Butur Terkait dana anggaran Covid-19," kata Mawan, Senin, (29/3/2021).

"Akan tetapi sudah hampir masuk Minggu ke 3 (tiga) Maret 2021, belum ada kejelasan dari pihak BPKP kapan di lakukan audit secara investigasi ke Kabupaten Butur, jadi kami menilai bahwa pihak BPKP perwakilan Provinsi Sultra lamban dalam perhitungan audit Dugaan kerugian negara anggaran dana covid-19 kabupaten Buton Utara," lanjutnya.

Terkait hal tersebut, tegas Mawan, LEPIDAK-Sultra akan melakukan aksi unjuk rasa dan menduduki kantor BPKP Perwakilan Sultra

"Jika dalam Minggu depan pihak BPKP perwakilan provinsi Sulawesi tenggara tidak ada langkah-langkah juga, maka kami akan menduduki kantor BPKP perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara," tegasnya.

 

loading...