× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Polda Sultra Tahan Pelaku Komentar Tak Sedap KRI Nanggala 402

Ketgam: Polda Sultra tetapkan Muhammad Jisrah Rahman sebagai tersangka UU ITE Ketgam: Polda Sultra tetapkan Muhammad Jisrah Rahman sebagai tersangka UU ITE

KENDARI, - Subdit V (lima) Tindak Pidana Siber (Tipidsiber), Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan Muhammad Jisrah Rahman sebagai tersangka UU ITE terkait ujaran kebencian terhadap KRI Nanggala 402 beberapa waktu lalu.

Kasubdit V Tipidsiber Dit Reskrimsus Polda Sultra Kompol Muh. Fahroni, S.I.K dalam rilisnya mengatakan, Tersangka Muhammad Jisrah Rahman ditangkap dan diperiksa usai membuat komentar tak sedap di facebook terkait tenggelamnya KRI Nanggala 402 dan 53 awak kapalnya yang gugur.

“Pada Hari Jumat tanggal 30 April 2021,
personel kami Subdit V Tipidsiber melakukan penahanan tersangka Muhammad Jisrah Rahman di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Sultra terkait perkara Tindak Pidana dibidang Informasi dan Transaksi elektronik (ITE),” ungkap Kompol Muh. Fahroni, S.I.K, Sabtu (1/5/2021).

Penetapan tersangka terhadap Jisrah juga disertai alat bukti berupa Handphone milik tersangka dan screenshot postingan di facebook yang berisi tulisan "Kapal selam tenggelam mungkin karena awak kapal banyak dosanya ya makan uang haram akhirnya istrinya prajurit semua jdi janda smua dong..., bisa di### gak hhahaha" yang telah diliat oleh ribuan orang di Facebook.

Dalam kasus ini, Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan ahli bahasa dan ITE juga diperkuat dengan pemeriksaan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sementara itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Jisrah dijerat Pasal 28 Ayat (2) UU ITE terkait Ujaran Kebencian dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun kurungan penjara.(TIM/RED)

 

loading...