× BerandaDaerahNasionalPolitikHukum kriminalInvestigasiSosial & BisnisWisataPutra Daerah

Bawaslu Sultra Imbau Paslon Kada Hindari Peluang Konflik Jelang Pilkada

Ketua Bawaslu Sultra, Hamirudin Udu. Foto: Istimewa. Ketua Bawaslu Sultra, Hamirudin Udu. Foto: Istimewa.

Kendari, TeropongSultra.id- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Sultra, akan diselenggarakan pada 27 Juni mendatang. Suhu politik dan gesekan konflik antar tim pemenangan Paslon (Pasangan Calon) Kepala Daerah (Kada), tidak mustahil kerap memanas di momen jelang pesta demokrasi itu. Karena itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra, mengimbau agar masing-masing tim pemenangan Paslon Kada, menghindari hal-hal yang bisa menyulut konflik.

"Jelang penetapan paslon 12 Februari nanti, semua Paslon Kada diimbau untuk tidak saling menyebar kebencian antar kompetitor. Hal-hal yang bisa memicu konflik seperti menyebarkan isu SARA dan plesetan tagline atau akronim sebisa mungkin dihindari. Utamakan sosialisasi dan edukasi visi, misi, dan program yang cerdas dan beretika," jelas Ketua Bawaslu Hamirudin Udu, Sabtu (10/2/2018).

Menyinggung soal putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas hasil Pilkada yang cenderung menyulut perbedaan pendapat, Hamirudin menganjurkan agar Paslon yang merasa keberatan, menempuh jalur hukum melalui pengajuan permohonan penyelesaian sengketa ke pihak terkait termasuk Bawaslu sendiri, serta Panwas (Panitia Pengawas) Pemilu, yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota.

Adapun obyek pengajuan permohonan penyelesaian sengketa menurut Hamirudin, mengacu pada Berita Acara (BA) atau Surat Keputusan (SK) penetapan paslon. Sementara, terkait prosedur pengajuan sengketa, dapat diajukan setelah penetapan paslon, atau setelah mendapatkan BA atau SK penetapan paslon.

"Jadi kalau ada sengketa, paslon bisa mengambil formulir permohonan penyelesaian sengketa di pengawas pemilu. Waktu pengajuan permohonan penyelesaian sengketa diajukan paling lama 3 hari kerja setelah penetapan paslon oleh KPU," urainya.

Untuk diketahui, Pendaftaran Bakal Paslon Kada telah ditutup sejak 11 Januari silam. Saat ini, 15 Bakal Paslon Kada telah terjaring untuk mengikuti serangkaian tahapan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Penetapan, Pengambilan nomor urut, serta pengundian nomor urut Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra dijadwalkan 12 hingga 13 Februari 2018. Sementara, rangkaian tahapan Pemilihan Walikota Baubau, serta Pemilihan Bupati Kabupaten Konawe, dan Kolaka ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota setempat.

 

Laporan: Ceponk

Editor: Nilam

loading...